Tarawih 20 Rakaat: Meraih Manfaat dan Keutamaan : albahjah.or.id

0 Comments

Halo semua! Selamat datang di artikel jurnal kami tentang tarawih 20 rakaat. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai tarawih, mengapa ada 20 rakaat, manfaat yang bisa Anda dapatkan, dan sebagainya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak tentang ibadah tarawih. Selamat membaca!

Apa itu Tarawih?

Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan pada bulan Ramadan setelah salat Isya. Ibadah ini dilakukan dengan melaksanakan beberapa rakaat salat secara berjamaah. Tarawih memiliki makna “istirahat” karena dulu Rasulullah SAW dan para sahabatnya melakukan istirahat setiap empat rakaat dalam pelaksanaan tarawih.

1. Asal Usul Tarawih

Tarawih merupakan ibadah yang diperkenalkan oleh Rasulullah SAW pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Pada awalnya, Rasulullah melakukan salat tarawih secara individual, namun kemudian beliau melihat para sahabatnya saling berjamaah dan terkesan dengan kegiatan tersebut. Sejak saat itu, salat tarawih dilakukan secara berjamaah.

2. Jumlah Rakaat dalam Tarawih

Tarawih awalnya dilakukan dengan 8 rakaat, sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Namun, kemudian jumlah rakaat tarawih diperbanyak menjadi 20 rakaat oleh khalifah Umar bin Khattab, sebagai bentuk perluasan ibadah.

3. Pelaksanaan Tarawih

Tarawih dapat dilaksanakan di masjid, mushalla, atau di rumah dengan salat berjamaah bersama keluarga atau tetangga. Pada setiap rakaat tarawih, biasanya dibacakan beberapa ayat Al-Quran secara berurutan.

4. Pengaruh Tarawih terhadap Kesehatan

Tarawih merupakan bentuk aktivitas fisik yang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Melakukan gerakan salat secara teratur dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh, memperkuat otot-otot, dan meningkatkan aliran darah.

Frequently Asked Questions (FAQ) mengenai Tarawih

1. Apakah Tarawih Wajib Dilakukan?

Tarawih merupakan ibadah yang dianjurkan (sunnah muakkadah) dan bukan wajib. Meskipun demikian, pelaksanaan tarawih sangat dianjurkan agar umat muslim mendapatkan pahala yang berlimpah di bulan Ramadan.

2. Dapatkah Tarawih Dilakukan di Rumah?

Tarawih dapat dilakukan di rumah, terutama bagi mereka yang sulit menghadiri tarawih di masjid atau mushalla. Melakukan salat tarawih di rumah bersama keluarga atau tetangga tetap akan mendapatkan pahala yang sama, asalkan dilakukan dengan niat yang ikhlas.

3. Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Melaksanakan Tarawih 20 Rakaat?

Waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan tarawih 20 rakaat dapat bervariasi tergantung pada kecepatan pelaksanaan salat. Secara umum, pelaksanaan tarawih 20 rakaat dapat memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.

4. Bagaimana Jika Tidak Mampu Melaksanakan Tarawih 20 Rakaat?

Jika seseorang tidak mampu melakukan tarawih 20 rakaat, mereka dapat melaksanakan tarawih dengan jumlah rakaat yang lebih sedikit, seperti 8 rakaat atau 12 rakaat. Hal ini tetap akan mendapatkan pahala, karena yang terpenting adalah konsistensi dan kualitas dalam melaksanakan ibadah.

Pertanyaan Jawaban
Apakah tarawih wajib? Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkadah dan bukan wajib.
Apa yang dimaksud dengan tarawih? Tarawih merupakan salat sunnah yang dilakukan setelah salat Isya pada bulan Ramadan.
Berapa jumlah rakaat tarawih? Saat ini, tarawih umumnya dilakukan dengan 20 rakaat.
Bolehkah melaksanakan tarawih di rumah? Tarawih dapat dilaksanakan di rumah, terutama bagi mereka yang sulit menghadiri tarawih di masjid atau mushalla.

Sumber :

Related Posts